Jiwaku masih muda, tetapi tidak dengan tubuhku

Makan malam dengan menu Nekat !!!!
Alasannya nostalgia.
Duluuuuuu sekali, sering makan malam, naik vario sepoi-sepoi ketabrak angin malam, bareng suamiku red’mouse,
persis di jalan sudirman ujung, pekanbaru.
Ide makan sop kaki kambing kala itu, dgn alasan supaya sampai rumah gak masuk angin (alasan yg di pas-pas’in).

Malam ini beneran Nostalgia.
Percaya gak percaya, 1 porsi sop kaki kambing+nasi+es teh+emping cuma 30 rb!!!!
Berhubung udh 3 thn gak ketemu sop ini,
(dari bogor, ke medan, ke makassar, dan ketemunya justru di kota bandarlampung), saya nekad pesan 2 porsi bareng davinna…

Rasanya nendang banget !!!
Lirik piring davinna, Bahhhhh, udh kosong…. !!!!!
Gak lama, davin bisik-bisik,” Mama kekenyangan yaa ??? ₩Coba ada ayah, pasti langsung ayah sikaaaaaatttttt sampai habis.”

“Iya ya cik, coba ada ayah, ada penampung cadangan” %£₩÷$@&×<%₩£€&#$+=%/#(!?;

MENUNYA OKE, CITA RASANYA OKE, HARGANYA OKE, HANYA SAJA TUBUH YANG SEKARANG MULAI GAK OKE..

image

SAAT SAYA POSTING TULISAN INI, RASANYA KAYAK KELIYENGAN GAK JELAS….

Posted from WordPress for Android

” PRABOWO SUBIANTO, MOVE ON !!! MOVE ON !!!! Coz THE TRUTH WILL FIND A WAY.”

Salam Sahabat..

Saya tertarik utk menulis panjang lebar dalam postingan ini sebagai bentuk keprihatinan saya, ketika membaca beberapa tulisan dan komentar yg berupaya membentuk opini ‘penghakiman’ Prabowo sebagai penjahat, penculik, dan pelanggar HAM berat. Andai mereka tau fakta yg sebenarnya. Prabowo bukanlah seperti yg mereka tuduhkan..

Mengingat Kejadian thn 98 banyak orang mengaitkan Prabowo sbg otak/dalang/pelaku kerusuhan, penembakan, pembantaian saudara2 kita keturunan china (saya sadar dan mengerti perihnya perasaan saudara2 kita yg rumahnya di jarah, ada pula yg diperkosa), pastilah ada kesedihan dan trauma luarbiasa yang pada akhirnya mengundang kebencian juga dendam terhadap Prabowo.

Andai mereka tau, seperti apa kehidupan/ aturan/ hirarki yg ada dlm lingkungan TNI. Seorang Prabowo yg saat itu hanyalah pangkostrad, diatas beliau masih banyak pihak2 yg jauh lebih senior dan lebih berkuasa.

Jika saya pun boleh beropini : Siapakah yg seharusnya paling bertanggung jawab penuh dalam kerusuhan 98, Hmmm rasanya kurang bijak, biarlah waktu yg akan membuktikan. Bagaimanapun kebenaran akan menemukan jalannya sendiri.

Mengapa hanya Prabowo yg dipersalahkan ? Apakah mungkin seorang Pangkostrad bisa mengambil sebuah tindakan tanpa berkoordinasi dan mendapat ijin dari atasannya ? Bolehkah seorang prajurit, menentang dan menolak perintah atasanya, suka atau tdk suka, sesuai kata hati atau bertentangan dengan nurani, Prajurit harus SIAP !!!

Yang membuat saya bangga, pada akhirnya Prabowo pun dengan ikhlas siap memikul semua beban, sebagai bentuk tanggung jawab thd anggota yg ‘mungkin’ melakukan kesalahan.. Padahal jelas-jelas Beliau tidak terbukti bersalah.

Kalian sebut Prabowo sebagai penculik ??
Kalian keliru, krn semua aktivis mahasiswa yg di perintahkan atasan Prabowo saat itu, supaya mereka semua diamankan, kenyataannya mereka semua masih hidup. Dan beberapa saudara kita yg hingga detik ini masih hilang tak tau dimana rimbanya, Prabowo sama sekali tdk mengetahui siapa dan pasukan apa yg telah bergerak tanpa komando.

Mereka katakan Prabowo jelas bersalah, punya dosa politik, jendral pecatan. Bagaimana mungkin saya bisa membiarkan opini buruk spt ini berkembang.. Pasca Kerusuhan 98 Prabowo akhirnya di copot dari jabatan (bukan dipecat) dan di alih tugaskan sebagai Dansesko AD. Kalau kemudian teman-teman memposting gambar Wiranto sedang mencopot pangkat, itu benar, namun tdk bisa di artikan sebagai pemecatan. Krn setiap upacara serah terima jabatan, Atasan/Komandan tertinggi akan memimpin upacara tsb lalu membuka lambang pangkat seorang yg hendak diserah terimakan jabatannya, utk kemudian pangkat tsb dipindahkan ke atas pundak orang yg dipercaya mengemban amanah menggantikan beliau.

Setelah beberapa saat menjabat sbg DANSESKO AD, prabowo akhirnya berbesar hati mengundurkan diri dengan hormat. Terhitung hingga saat ini Beliau masih menerima dana pensiun !! Ingat, siapapun prajurit yg terbukti melanggar hukum dan dipecat, maka jelas sekali prajurit tsb tdk akan berhak menerima dana pensiunan..

Prabowo diisukan melarikan diri ke yordania. Itupun salah besar. Prabowo hanya memenuhi undangan Raja yordania yg merupakan sahabat baik nya, setelah beberapa waktu sejak beliau pensiun.

Saya hanya menghimbau utk sahabat-sahabat saya disini yg mendukung Jokowi,.

Kalian tentu tdk bisa menerima bila Jokowi diisukan dgn hal-hal keji. Kalian tentu marah jika Jokowi dihina sebagai orang yg tdk punya kinerja, hanya bisa blusukan, melakukan pencitraan palsu.

Sama halnya ketika kami membaca tulisan kalian yg menghujat, memfitnah dan menghina Prabowo.
Menghakimi seseorang tanpa dasar.. Apakah Prabowo benar bersalah ???
Jika prabowo bersalah, mengapa mega meminangnya utk menjadi wakil presiden beberapa thn lalu ?

Jika Prabowo bersalah, mengapa Prabowo hanya diberhentikan dengan hormat ?? Mengapa Prabowo tdk di hukum seumur hidup ?

Marilah kita ubah pola dan cara kampanye hitam spt ini. Biarlah PRABOWO dan JOKOWI melangkah, berpartisipasi dlm pesta demokrasi..

Menang Kalah itu biasa..
Ayo kita berlomba-lomba dlm kebaikan.
Ayo kita serukan teman2 utk satu kata, satu hati dan satu pemikiran, utk mendukung calon Presiden yg kita idolakan masing-masing..

Dalam Agama apapun, Islam, khatolik, Protestan, Budha, Hindu, Konghucu, baik di masjid, di gereja, di vihara, di pura, semua ajaran agama tdk membenarkan kita utk memfitnah orang yg belum tentu berdosa.. Agama manapun tdk membolehkan kita utk menghujat sesama dengan menggunakan kata-kata kotor..
Sikap yg tdk bijak, reaksi yg sangat tdk elegan, justru akan semakin merendahkan martabat kita.

Kalian dengan pilihan kalian..
Mereka dengan pilihan mereka,
Aku dengan pilihan dan keyakinanku..
Namun, tetap rukun, damai, berpegangan tangan, menghargai perbedaan pandangan dan pendapat, krn kita satu..

Ingat, Kita hidup, berdiri, dan tinggal di atas tanah yg sama.
Yaitu Tanah Air Tumpah darah Indonesia.

Siapapun Presiden terpilih, dialah Presiden kita. Presiden kita semua. Tidak perduli perbedaan ras, agama, suku. Tidak perduli islam, kristen, Khatolik, Budha, Hindu.. Tidak perduli suka jawa, sumatera, papua, minahasa, kalimantan, dayak, bali, NTT. Tidak masalah Indonesia asli ataupun keturunan china..

Kita semua satu..
Kita adalah saudara yg sama-sama cinta tanah air INDONESIA.

Semoga komentar yg panjang ini, bisa membawa pemahaman yg baik.

Membaca, Mengikuti dan Mengkaji sejarah perjalanan hidup Bpk Prabowo Subianto, bagaikan “HEALING” untuk kita semua.

Meskipun kita bukan seorang Prajurit, namun roda waktu yang berjalan telah mengajarkan kita banyak hal tentang kehidupan militer. Seorang prajurit militer bukanlah pribadi yg kasar, keji, dan kejam !! Prajurit adalah mereka yg dengan ikhlas memutuskan utk mengabdikan seluruh hidupnya utk nusa, bangsa dan negara tercinta ini. Seorang Prajurit yg menyerahkan seluruh hidupnya hanya utk berbakti dan setia terhadap NKRI. Prajurit adalah garda terdepan bangsa yg rela mati demi membela bangsa dan negara. Terkadang anak, istri , orang tua dan keluarga bukanlah sesuatu yg menjadi prioritas tatkala panggilan Ibu pertiwi mengharuskan mereka utk berjuang !!!

Terkadang hidup tidak seindah yang kita bayangkan dan dunia tidak semudah yang kita inginkan.
Kita tidak bisa menunjukkan kebesaran kita, meskipun kita hebat!
Kita tidak bisa menuntut keadilan, meskipun kita benar!
Kita tidak bisa menolak sebuah perintah meskipun kita tidak ingin melakukannya!

Dunia militer mengajarkan kita arti sebuah komitmen, loyalitas, respect, tanggung jawab dan pengabdian.
Dunia militer membentuk mental kita lebih kuat, tangguh dan tidak mudah menyerah dalam kondisi apapun.

Figur seperti Bapak Prabowo, berhasil membawa semangat dan harapan baru. Mengajarkan kita utk berani bermimpi besar, meskipun dedikasi & kinerja seseorang, terkadang tidak mampu mengalahkan KEKUASAAN.

Perjalanan hidup Prabowo Subianto, mengajarkan kita sebuah pemahaman,

“MOVE ON !!! MOVE ON !!!!
Coz THE TRUTH WILL FIND A WAY.”

Dari saya yang bukan siapa-siapa.
Sttttt…. Hari ini saya berulang tahun tepat 01 july 1978-2014..
Ternyata saya sudah semakin tua..
Άℓђάмϑυℓίℓℓάђ hari ini usia saya 36 tahun.

Selain berdoa minta diberi umur panjang yg terus mendatangkan berkah, memohon kesehatan yg prima, memohon dikaruniakan Alloh dengan Iman dan Taqwa serta Ahlaq yg semakin baik supaya saya bisa menjadi Istri baik dan ibu yang membanggakan.

Saya juga memohon kepada Alloh Swt, utk melindungi Bapak Prabowo Subianto agar dijauhkan dari segala kezaliman, fitnah, tipu daya dan angkara murka.
Saya memohon kpd Alloh Swt, agar langkah Bapak Prabowo-Hatta untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, selalu dirido’i Nya,

Ααmïïπ ..Ααmïïπ… Ƴαα..ŔÕϐϐAL Alamiiπ

Posted from WordPress for BlackBerry.

♡♡ BAHAGIA ITU ………., ♡♡

BAHAGIA ITU……

Bahagia itu : Ketika seseorang mencintai kamu tanpa keinginan untuk merampas dan mengubah dunia mu, namun dia selalu berusaha untuk menambahkan warna baru ke dalam hidupmu.

Bahagia itu : Ketika kamu bertanya ; Mengapa dia nyaris tidak pernah cemburu dengan mu ? Lalu ia menjawab, “Apa yang harus saya khawatirkan tentang kamu, disaat aku satu-satunya pria yang benar-benar mengenal kamu dari yang terbaik sampai yang terburuk?”

Bahagia itu : Ketika kamu melakukan perubahan dan ketika hidupmu berproses ke arah yang lebih baik bukan karena aturan-aturannya, tetapi karena kamu menyadari begitu luarbiasa perannya untuk membuatmu merasa selalu berharga.

Bahagia itu : ketika kamu memutuskan menikah dan selama perjalanan yang penuh dengan liku-liku pergumulan 2 hati, 2 pribadi, 2 prinsif, 2 dunia, 2 selera, tetapi kamu selalu menemukan jalan yang bisa kamu lalui bersama dia sambil bergandengan tangan.

Bahagia itu : Ketika jarak memisahkan kamu untuk waktu yang lama, tetapi hati mu tetap tenang, hidupmu selalu merasa nyaman, pikiranmu selalu bertaut, dan keyakinanmu semakin diperkuat bahwa cinta adalah sebuah ikatan suci yg harus selalu dijaga dengan melibatkan iman didalamnya.

Bahagia itu : Kamu selalu tersenyum dan tidak pernah menyesal menikah dengannya.

Have a Wonderful Weekend!
♡♡ Evie ♡♡

Posted from WordPress for BlackBerry.

HOW LUCKY I AM !!!

HOW LUCKY I AM !

Siang ini saya melalui jalan tanah setapak di desa rupi. Jalan tanah yg becek, karena hampir setiap hari dlm seminggu turun hujan.. Beberapa kali kaki saya terpeleset masuk kedalam genangan lumpur..

Di temani mba warni yg sehari-hari membantu saya menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah, akhirnya kami sampai di rumah, tepatnya sebuah gubuk yg sejujurnya tdk layak huni.

Disana saya bertemu dua orang suami istri (lansia kira2 berusia 90-95 thn), menempati bagian dapur gubuk yg hanya di sekat dinding anyaman. Kakek yang saat ini lumpuh, pikun, dan hanya bisa tidur terbaring di kasur kapuk tipis, ditemani nenek yg juga lumpuh nyaris tdk bisa berbuat apa2 lagi…

Rasanya apa yg ingin saya berikan tidak lah cukup untuk mengurangi penderitaan kakek dan nenek tersebut.

Rasanya tindakan saya hari ini termasuk sangat lamban, mengingat kondisi saya yg sebenarnya bisa dibilang mampu jika ingin berbuat & melakukan kebaikan lebih awal.

Rasanya malu menghiba-hiba kepada Allah Swt, sering kali saya mengaku menderita, mengaku kesusahan dan merasa dunia tidak pernah berpihak, padahal kehidupan yg Allah beri pada keluarga saya, jauuuuuh lebih baik, jauuuuuh lebih sempurna dan jauuuuuh lebih beruntung.
(Sungguh, sebagian besar sifat manusia, tdk pernah merasa puas dan cukup !!!

Ketika saya permisi utk pamit karna saya takut menjadi banjir airmata, si kakek yg sudah pikun bertanya, ” Nak, siapa namanya ? Minta kakek doakan apa?”

Saya cuma bisa senyum dan bilang ke kakek, “Kek, nama saya engga begitu penting, cukup kakek doakan saya sehat, panjang umur, supaya saya masih punya kesempatan berharga untuk berkunjung ke rumah kakek dan nenek lagi.. Insya Alloh.”

Terbersit di dalam hati ;
“APAKAH SAYA MASIH PUNYA ALASAN UTK BERSEDIH ? APA MASIH LAYAK BAGI SAYA UNTUK PROTES, MENGANGGAP ALLAH ITU TIDAK ADIL???”

Saya jauh lebih beruntung di bandingkan berjuta-juta jiwa rapuh yang ada di luar sana. Yaitu ;

Mereka yg tdk memiliki tempat utk berteduh dan berlindung dari hujan dan sengatan sinar matahari.
Mereka yg tidak punya cukup uang utk makan dan minum.
Mereka yang tdk memiliki pakaian yg pantas utk melindungi tubuhnya.
Mereka yang tidak berdaya untuk membeli obat atas sakit yang di derita bertahun-tahun.
Mereka yg tidak pernah merasakan arti indahnya sebuah kehidupan…..

How Lucky I am !!!
18 januari 2014
❤ Evie ❤

Posted from WordPress for BlackBerry.

LARUT DALAM CINTA

LARUT DALAM KEKUATAN CINTA.

Bismillah…

Aku meminta ijin dari Sang Pemilik Cinta Juga Dari Baginda nan Paling Tercinta.

Entah dari mana harus kurangkai kata ini
kala setiap orang menjerit tentang jenuh yang melanda, sedangkan diri ini justru larut dalam cinta.

Seketika aku berpikir tentang indahnya jenuh dan mengeluh, namun seolah hati berkata yang di dapat hanyalah peluh
karena memang sebenarnya tak ada guna nya mengeluh.

Lalu aku mengupas tentang indahnya cinta
Subhanallah…, tak terbatas harus ku artikan maknanya bagai seorang pujangga sufi berkata ” Kala menafsir cinta, akal terbaring tak berdaya”.

Yaa…., aku sadar kini, bahwa segalanya berdasarkan tentang cinta dan semuanya serupa melodi nan berirama.

Lalu ketika akal kutundukkan dan berserah pada cinta, maka apa yang harus aku keluhkan?

Ohh Cinta… Kau buat diriku terbang bersama singgasana keabadian. Abadi dalam bahagia dan berserah.

Kutegakkan cinta dihadapanku dan dia mulai berkata ;

” Aku yang membuatmu tegar di hempasan badai.. Aku pula yang menjadikanmu menemukan jalan keabadian. Menuntunmu menjadi panutan dari titipan. Lalu ? Masih ada yang engkau keluhkan?”

Aku tertunduk malu seraya terheran. mengapa masih saja ada kata jenuh dan lelah dalam perjalanan cinta.

Namun Cinta melanjutkan ;

” Rasa lelah yang engkau peroleh berasal dari fikiranmu sendiri. Ketika segala sesuatu didasarkan dengan cinta, maka yang tinggal hanya bahagia.”

“ingatkah ketika engkau menikah dan mendamba keturunan ? Ketika titipan itu datang , rasa lelah mu terbayar. Lalu pantas kah engkau jenuh terhadap sebuah titipan yang engkau sendiri menginginkannya?

Cinta pun tersenyum…..

Pandang titipan itu sebagai perwujudan cinta kita. Hingga dengan mereka, engkau akan kembali dengan tegak dalam pelukan hangat Sang Cinta.

Sebelum berlalu Cinta berpesan….

Hanya Cinta tujuan dari hidup ini.
Ketika akal terbaring dengan pasrah hati, maka manisnya cinta baru dapat dirasai. Berserahlah dari ego diri. Dirimu kutunggu di ujung titian ini. Demi cinta dan keabadian hakiki….

KARNA KEKUATAN CINTA, aku lantas terpatri pada sebuah kesetiaan.

• Cinta kepada Allah Swt yg sudah memberikanku Kehidupan, Kesehatan, Perlindungan, Rizki, Orangtua dan Pendamping hidup yg baik.

• Cinta kepada suamiku, rasa terimakasih dan bangga atas keputusannya memilihku menjadi wanita yg pantas mendampinginya, menjadi ibu yg melahirkan anak-anaknya, dan memberikan rumah yg nyaman, cinta, kasih sayang dan rasa aman.

• Cinta terhadap anak-anak yg telah aku lahirkan, rasa syukur dan bangga menjadi seorang ibu, bahwa Alloh mempercayaiku dengan menitipkan mereka menjadi buah cinta penerus kehidupan ini, agar aku jaga dengan sebaik mungkin. Anak-anak yg kehadirannya membuat aku menjadi wanita yg sempurna.

Dan ajaib !

Karena, untuk mereka aku tdk pernah merasa kelelahan sedikitpun. Seperti sedang berjalan kearah impian yg tak kuperdulikan seberapa jauh perjalanan itu agar bisa sampai ke tujuan, sehingga kelak aku bisa menutup mata dengan bahagia.

Apa semua wanita didunia ini punya pemikiran yang sama utk lebih memprioritaskan kebahagiaan suami, anak-anak dan keluarganya diatas kesenangan pribadinya ?

Hmmmm….
Tentu saja, selama mereka memiliki tujuan yang sama. Untuk meraih cinta Allah Swt..

Posted from WordPress for BlackBerry.

DIMANA ADA GULA, PASTILAH BANYAK SEMUTNYA

DIMANA ADA GULA, DISITU PASTI BANYAK SEMUTNYA.

Dulu ketika saya lagi sukses, banyak banget orang-orang yang mendadak muncul, menyapa, kasih pujian yang terkadang berlebihan. Meski kadang saya sebenarnya engga ingat dimana saya pernah ketemu dan kenal mereka, tapi sebisa mungkin saya berusaha menghargai dan merespon mereka dengan luarbiasa baik. Karna bersikap baik ke semua orang, baik yang saya kenal atau tdk saya kenal itu hukumnya wajib..!!

Roda dunia ini berputar. Engga selamanya donk kita selalu di atas terus. Hehee Nah, sekarang nih, disaat saya mendengar kabar mereka tengah berada dalam posisi atas, sebagai teman yg pernah saling menyapa, wajar kalau kita sekedar menanyakan kabar, dan berharap saat ini mereka sedang menemukan banyak hal yg buat hari-hari mereka lebih berwarna dari sebelumnya.

Yang menyedihkan dari episode dunia berputar ini, sebagian mereka yang dulunya kita kenal cukup baik, justru bersikap pura-pura engga kenal.. Dan yang lebih tragis lagi, sama sekali tdk membalas sapaan kita meski hanya dengan satu atau dua kata.. Edan kan ?!!!

Itulah mungkin kenapa bisa terciptanya kiasan,” ADA GULA, ADA SEMUT”.
Sebuah hal yang wajar disaat kita sukses banyak yg ngerubunin, banyak yang bersikap baik, mereka sangat manis terhadap kita. Seolah-olah kita adalah dewi peri yang paling cantik dan paling baik hati di dunia ini. Mereka begitu mengelu-elukan diri kita yang jelas-jelas jauh dari kata sempurna.

Tapi ingat satu hal, ini pelajaran yg akhirnya saya dapatkan ; Ketika kita sukses, dan orang-orang bersikap baik, mau berkorban, bahkan memberi ini dan itu, HAL INI BIASA !! Berhati-hatilah dengan mereka yg terlalu baik justru dimasa-masa kejayaan kita. Karena teman sejati adalah mereka yg tetap setia pada kita meski dlm keadaan yg paling buruk..

Berbeda dikala kita dalam keadaan yang mungkin tidak begitu baik, tidak punya kekuasaan, tidak punya apa-apa yang bisa di banggakan, atau mungkin sedang dalam kondisi yang amat terpuruk dan cukup memprihatinkan, tetapi disaat itu masih ada sebagian orang yang tetap memperlakukan kita dgn baik, menghargai kita dengan sikap dan tutur katanya dan selalu menyambung tali silaturahmi. Mereka inilah yang pantas di sebut TEMAN SEJATI. Mereka jujur, mereka hangat, mereka tulus, dan mereka benar-benar murni. ( Hmmm… Jaman sekarang, meski keberadaan mereka ada, tapi cukup susah ditemukan. )

Jujur nih, dalam beberapa detik, saya sedih melihat sikap mereka. Tetapi satu menit kemudian saya justru senyum-senyum sendiri hehehee. Artinya, saya sama sekali engga beralasan untuk marah. Saya hanya prihatin.

Dan ending nya, saya cukup bangga menjadi diri saya. Karna disaat saya berada pada posisi roda atas, saya tetap bersikap baik, rendah hati, menghargai siapapun yang datang dalam kehidupan saya kala itu.. ” Meskipun Kenal engga Kenal, cateett yaa hehehehhee “.

Sssstttttt !!!! Kita ngga pernah tau rencana Tuhan kan ??
Dalam hidup ini engga ada yang namanya KEMUNDURAN. Setiap hari orang pasti akan berusaha utk melangkah MAJU dan lebih baik dari sebelumnya. Karena NASIB orang siapa yg tau ????

Mungkin selama ini saya jarang atau engga pernah buat tulisan yang lumayan to the point,”Kritis” seperti ini. Tapi rasanya ada saat dimana kita harus jujur dengan isi hati kita yang sebenarnya. Meski kadang jujur itu menyakitkan bagi sebagian orang.
Tapi ternyata, menulis sesuatu yang lumayan jujur seperti hari ini, justru melegakan. Kita seperti melepas ion-ion negatif ke udara bebas.

Semoga pengalaman pribadi ini bisa menjadi renungan buat kita semua, dan mudah-mudahan membawa manfaat agar kita belajar lebih bijak dan rendah hati dalam menjalankan hidup yg cuma sementara ini. Coz’ gak selamanya kan kita di atas terus ??

Salam Sayang

Posted from WordPress for BlackBerry.

KEBENCIAN SUNGGUH MEMBOSANKAN

KEBENCIAN SUNGGUH MEMBOSANKAN

Tidak ada manusia manapun yang bercita-cita untuk menjadi obyek kebencian orang lain, sejahat apapun yang telah dilakukannya. Karena dibenci memang tidaklah nyaman. Rasanya semua yang kita lakukan dan hasilkan (meskipun dengan pengorbanan yang luar biasa) akan tampak sangat termarjinalkan dan murah di hadapan orang yg membenci kita.

” Jangankan apresiasi, melihat pun pasti enggan. Segala kebaikan menjadi tidak baik jika penilaian hanya berlandaskan faktor kebencian semata.”

Sayangnya, tidaklah mudah untuk membuat orang-orang di sekitar kita untuk tidak membenci kita. Perbuatan baik dan tingkah manis kita di hadapan mereka ternyata belum tentu membuat mereka semua nyaman dan tidak membenci kita. Karena pada dasarnya, seorang manusia tidak butuh banyak alasan untuk membenci manusia yang lainnya.

Semua konflik yang nantinya akan menjadi alasan kuat untuk membenci tidak perlu melibatkan manusia lain di luar dirinya sendiri. Ya… karena membenci adalah perkara yang sangat mudah terjadi akibat masalah internal si pembenci.

Hati yang bermasalah dalam mensyukuri apa yang telah didapatnya, merasa terganggu atas pencapaian orang lain, dan berbagai sebab serupa dapat menjadi faktor utama dalam menimbulkan benih-benih kebencian yang siap dipupuk menjadi suatu konspirasi penghancuran yang berakibat fatal.

Sebaik apapun respon kita terhadap orang lain yang (seandainya) membenci kita, manakala hatinya sudah bersikukuh untuk membenci, maka sampai kapanpun kebaikan kita tak kan pernah bernilai di depannya. Dan dalam kasus ini, jelas bahwa hati sang pembencilah yang sesungguhnya bermasalah.

Banyak membenci sangatlah menyakitkan. Jauh lebih menyakitkan dari apa yang telah diterima sang obyek kebencian.
Detik-detiknya terasa begitu menyiksa. Kebahagiaannya pun menjadi sangat tergantung dengan orang lain.
Karena sang pembenci tidak dapat membuat kebahagiaan atas hatinya sendiri. Ia hanya akan bahagia jikalau orang yang ia benci tidak mendapatkan kebahagiaan.

Segala hal yang tampak paradoks seperti inilah yang membuat sang pembenci tidak bisa menikmati hidupnya dengan penuh kewajaran. Semua perilaku dikendalikan oleh emosi dan nafsu semata. Hidup menjadi penuh dengan kobaran api (panas) di saat semua orang menikmati ketenangan hidup. Bahkan, pada level tertentu sang pembenci (bisa saja) tidak mengenali dirinya lagi.

Kebencian dapat mematikan akal, hati, dan kehidupan. Tak dapat dibayangkan manakala hidup sang pembenci sarat dengan kebencian yang bermuara pada kekhawatiran dan kecemasan terhadap dirinya sendiri. Mungkin di saat itulah ia telah melupakan arti ketulusan dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

” Bodohnya, dengan segala ketidaknyamanan yang sudah pasti akan terjadi, masih ada juga manusia yang tetap membenci manusia yang lainnya. Kebencian yg tak beralasan, setiap saat, setiap detik dlm hidupnya, hanya memikirkan upaya jahat utk menyakiti oranglain..”

Hidup dengan kebencian, Sungguh amat membosankan…

Source : xxx

Posted from WordPress for BlackBerry.

TO BE BETTER AND BIGGER PERSON

BAD LUCK, BAD KARMA & BAD DRAMA

One thing I know, I always have thing to feel thankful despite all the dirt people throw to my face. Well, things seemed so wrong these past weeks. Well, maybe the mother universe is trying to tell me something. I try not to stop making more more space and time in my heart to process things.

Sometimes things don’t go as you plan, sometimes people don’t act as you expect. Sometimes shits do happen, with dirt comes along.

Now I can’t even differ which one of things is right or wrong ; appropriate or inappropriate. Because sometimes you have to live in a majority-is-always-right culture (no offense, democracy) that can make you get pointed out as selfish prick when you are the only one that knows the right thing.

World is getting harsh, people are getting meaner.

You have to be ready for those who get closer only to take advantage of you,

those who wants your idea yet don’t want your involvement,

those who judge you from your working style,

those who try to abandon you from opportunities,

those who exclude you when they no longer need anything from you,

those who are incapable enough to be fair or just,

those who give their sweetest smile in front of you yet pushing you off the cliff when you turn around,

those who steal your belongings,

those who resent you for not compensating their faults,

those who overhear your idea(s) and take credits out of it.

HARD TIMES ALWAYS COME.
Let’s just think that they come just for checking if I’ve been too arrogant and missing to feel grateful.
Let’s just think these weeks are the time for my bad luck, bad karma & bad drama.

Let’s just think that I’m being reminded to be a better and bigger person afterwards. It’s good to try to keep being sane, and stay away from anger & sadness.

Hold still.

Source : PILAR AYU

Posted from WordPress for BlackBerry.

CHATTING DENGAN TUHAN

CHATTING DENGAN TUHAN

(Lagi2 dpt sesuatu yg menarik utk dibaca)

BUZZ…

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU : Memanggil-Mu ? Tidak.ini siapa ya ?
TUHAN : Ini Aku, TUHAN mu.. Aku mendengar doamu.Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa ? Semut juga sibuk.

AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit ?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang ?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN :Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita ?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan dan penderitaan, karena pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna ?

TUHAN : Ya.Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU :Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?

TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

AKU : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah….

TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan ?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU : Apa yang menarik dari manusia ?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya. “Mengapa harus aku ?”. Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku ?”

AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini ?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini ?

TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU : Pertanyaan terakhir, Tuhan.
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU : Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN : Oke.Teguhlah dalam iman dan taqwa. Buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.……….

TUHAN has signed out

Posted from WordPress for BlackBerry.

::::::::: ACCEPTING, FORGIVING & MOVING ON ::::::::::

Kita pasti pernah punya pengalaman memiliki teman/sahabat, yg sering melakukan hal-hal tdk rasional yg kerap kali membicarakan kehidupan oranglain, merendahkan kekurangan orang lain, selalu berbicara bohong dan menceritakan hal-hal yg sangat tdk pantas, setiap detik bahkan menit ada saja hal2 yg mereka lakukan utk membahas kehidupan orang lain yg sebenernya gak penting utk dibahas.

Krn menurut saya, ketika kita memiliki hidup yg penuh kebahagiaan, bener-bener kita gak punya waktu utk membicarakan dan menyakiti oranglain..

Selama seseorang itu masih kerap membicarakan kehidupan oranglain, mengumbar kekurangan seseorang, memfitnah seseorang, menyakiti seseorang yg sebenernya gak pantas utk disakiti, mengkondisikan seseorang supaya terlihat selalu buruk dimata orang lain,
” ITU SEBUAH PERTANDA, HIDUPNYA SANGAT TIDAK BAHAGIA. ITU BUKTI NYATA BAHWA SEBENARNYA KITALAH YANG PATUT MENGASIHANI KEHIDUPAN ORANG TERSEBUT.”

Saya pikir tulisan ini wajib dibaca.

¤ ACCEPTING, FORGIVING & MOVING ON ¤

“Judge nothing, you will be happy. Forgive everything, you will be happier. Love everything, you will be happiest.”
~Sri Chinmoy~

I used to have a friend who wasn’t good for me. She would put me down at every opportunity. If she saw me laughing and smiling, she would say something to bring me down. If she saw I was making progress, she would try to hold me back.
Sometimes, I’d hear about things she’d said behind my back. Or discover that she had been poisoning other people’s opinions about me. Even worse, I would find that she would tell others about my personal problems things I’d discussed privately with her.

Obviously, I knew she wasn’t good for me. For a long time, I actually believed in her putdowns and thought there must be something wrong with me. But I tried very hard to rationalize her behavior because I cared about her.

I thought perhaps she hurt other people to lift her own spirits. Maybe she was just miserable and a lost soul herself. No matter what the reasons, I tried on many occasions to talk to her but her defenses would come up and she’d get angry.

In the end, I grew tired of her negativity, realized she was never going to change, shut her out of my life completely, and moved on.

Months, even years later, mutual friends mentioned her name, my heart would jump and I’d relive the pain. All the old questions such as “Why was she so angry toward me?” and “What did I do wrong?” would re-emerge and I would torture myself.

For a long time I was extremely bitter and angry about what had happened. I used to fantasize about all the things I would say to her face when I next bumped into her. I’d imagine how great it would feel to really speak my mind. But then, I saw the light. I realized that my former friend was suffering just like we all are. I realized that she was unhappy.

It doesn’t matter how or why she was a bad friend. It matters that she wasn’t happy. It matters that I forgive. And it matters that I move on. I also realized that if I continued to have negative feelings toward her, I would be poisoning myself and prolonging the suffering. I would be making myself unhappy when there really was no need to do it.

Today, I have forgiven my old friend. I am no longer angry or bitter toward her. I don’t take it personally when I still hear negative things she has said to mutual acquaintances. I don’t mind that she is still angry. I only hope that she finds a way to make her life as positive and as amazing as possible. Don’t we wish that for all our friends?

Sadly, this issue of toxic friendships isn’t uncommon. I bet we all have people in our lives who leave us feeling miserable and drained of energy. I also think that when we hang around with these characters, we hold ourselves back and increase our odds of becoming negative.

So what do we do?
Do we abandon people if they’re bad for us? Or do we stick around to help them out? The answer lies with the person in question. Only they can make the decision to become happy. It’s literally his or her choice, and no one else can force it.

In the meantime, all we can do is forgive them for their bad behavior and make ourselves happy by surrounding ourselves with positive people. When we choose to associate with positive people, we tend to become happier and brighter and enjoy better lives.

But doesn’t this mean we give up on those negative friends? Surely, if we are to live a compassionate and kind-hearted life, shouldn’t we be there for them?
Maybe, if they acknowledge their bad behavior, apologize, and make an effort to change. Ultimately, we only want to let people in our lives if they’re prepared to be good friends.

In my case, I chose to move on. I have deliberately created a life that is full of interesting and positive people. My current friends are genuinely happy to see me happy.

They don’t get jealous if I’m successful; they encourage me.
They don’t say horrible things about me behind my back; they say kind, loving things.
They understand I’m not perfect and forgive me for my flaws.
They make me laugh, and they enjoy seeing me happy. This is what true friendship should be about.

If you choose to still hang around with bad friends, you can take comfort in the fact that they do make excellent teachers.

As the Dalai Lama said: “In the practice of tolerance, one’s enemy is the best teacher.”

And Martin Luther King, Jr. once said: “Love is the only force capable of transforming an enemy into a friend.”

If you’re not ready to let go of an old friend who is bad for you, work hard to be there for them. Be patient and kind. Try to understand where they’re coming from.
If it becomes draining and their behaviors continue, it might be time to let go and move on. You wouldn’t wish to make any of your friends unhappy, so why harm yourself?

Sometimes it’s better to understand that letting go is the only way. When I think of my old friend, I only hope she is happy. Letting her go didn’t mean that I don’t care. It just means I WANT TO BE HAPPY MYSELF…

That’s why it’s so important to FORGIVE, LOVE, and MOVE ON when you have to: We all deserve to be happy. We have the power to make it happen.

True story about Katy Cowan.
Katy Cowan is an author, journalist, and marketing professional based in the UK. She runs her own digital agency in Manchester and during her spare time she loves to help other creatives via her creative industries magazine Creative Boom.

Source : TINY BUDDHA
Simple wisdom for complex lives.

    Posted from WordPress for BlackBerry.